by

Bupati: Ada Kondisi Gizi Buruk Yang Sangat Memprihatinkan di Perbatasan Kabupaten

TEMINABUAN, dprdsorongselatan.net – Masalah kurang gizi atau gizi buruk bagi masyarakat Papua masih harus menjadi prioritas dan perlu penanganan khusus. Untuk itulah perlu dibentuk Satuan Tugas Tim Terpadu untuk mengatasi problem gizi buruk di sluruh pelosok Kabupaten Sorong Selatan. Tidak di wilayah perkotaan atau distrik, tapi harus sampai kampong-kanpung di berbagai pelosok dan perbatasan. Hal itu diungkapkan Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli SE, Senin (12/11/2018) pada saat membuka Rapat Kerja Kesehatah Kabupaten Sorong Selatan Tahun 2018 sekaligus sebagai kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya.

Foto Ilustrasi: Pemeriksaan kesehatan secara melalui Posyandu bagi balita dapat mendeteksi secara dini kalau ada kondisi gizi buruk bagai anak-anak di Papua Barat dan Kabupaten Sorong Selatan.

“Pada wilayah atau distrik yang dekat dengan ibukota kabupaten saja kita masih melihat masalah buruknya gizi masyarakat. Bagaimana dengan kampung-kampung yang jauh dari ibukota kabupaten? Saya telah melihat kondisi kesehatan masyarakat yang sangat buruk di daerah yang terjauh dari pusat pemerintahan yaitu di wilayah ujung Sorong Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Teluk Bintuni. Kondisi ini sungguh sangat memprihatinkan. Untuk itulah, Dinas Kesehatan beserta OPD terkait harus membuat tim terpadu untuk menuntaskan masalah kesehatan dan gizi buruk masyarakat,” tegas bupati yang telah mengunjungi daerah-daerah terluar dari Kabupaten Sorong Selatan.

Menurut Samsudin Anggiluli, prioritas utama Tim Terpadu Kesehatan adalah mengidentifikasi gizi buruk dan masalah kesehatan lainnya di Sorong selatan.

“Pada beberapa kampung yang berbatasan dengan Teluk Bintuni, kondisi kesehatan masyarakat sangat memprihatinkan. Saya melihat sendiri bagaimana kondisi dalam satu keluarga dimana cucu, anak, sampai kakek neneknya bermasalah dengan gizi buruk dan kesehatannya,” sergah Samsudin di hadapan para peserta rapat kerja kesehatan itu.

Terkait dengan Tim Terpadu Kesehatan, bupati menyatakan agar program kerja tim diidentifikasi dengan cermat dan dilaksanakan dengan target sampai tuntas. (Safin Patiran/ TS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed