by

Disdukcapil Sorong Selatan Lakukan Pelayanan Terintegrasi Kepada Penduduk.

TEMINABUAN, dprdsorongselatan.net – Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tavipiyono mengatakan, proses perekaman KTP elektronik atau e-KTP sudah mencapai 97,33 persen. Dengan demikian, tersisa 2,67 persen penduduk yang belum melakukan perekaman. Proses perekaman e-KTP ditargetkan selesai akhir bulan Desember 2018 kemarin agar tak mengganggu proses jalannya pemilu yang digelar pada 17 April 2019.

Menurut Tavipiyono pada pertengahan bulan Desember 2018, untuk mengejar target tersebut, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) menempuh sejumlah upaya. Tujuannya, mempercepat proses perekaman e-KTP.

Seperti diketahui, untuk dapat menggunakan hak pilih dalam Pemilu, pemilih harus masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara itu, syarat untuk didaftar ke dalam DPT adalah memiliki e-KTP. Dengan kata lain, e-KTP merupakan syarat wajib seseorang untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu sesuai dengan bunyi Pasal 348 ayat 1 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Sejumlah cara yang ditempuh Kemendagri, misalnya, menambah jam kerja jajaran Disdukcapil untuk melakukan perekaman e-KTP.

Untuk mengejar target penyelesaian rekam data e-KTP, Disdukcapil Kabupaten Sorong Selatan menempuh sejumlah upaya. Tujuannya, mempercepat proses perekaman e-KTP. Layanan itu bahkan dilakukan di Pasar Tradisional Kajase Teminabuan beberapa waktu yang lalu. (Foto: Misnawati AHB)

Untuk mendukung program pemerintah itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat, George Japsenang, bahkan menyatakan, akhir pekan dan hari libur nasional digunakan oleh pihaknya untuk melakukan perekaman e-KTP.

“Langkah ini dilakukan oleh Disdukcapil Sorong Selatan untuk menaikkan target penyelesaian dokumen kependudukan, khususnya perekaman data e-KTP. Selain itu, kami juga berupaya melakukan jemput bola ke wilayah-wilayah kabupaten dimana masih banyak penduduk yang belum melakukan perekaman,” ujar George Japsenang kepada dprdsorongselatan.net di Teminabuan, akhir pekan kemarin.

“Teman-teman satu kantor yang bertanggungjawab untuk perekaman data e-KTP melakukan jemput bola ke distrik-distrik dank e kampung-kampung di semua pelosok wilayah kabupaten,” ungkap Japsenang yang meluncurkan Program KAKEKKU DOSA (KAMI KE KAMPUNG DOKUMEN SELESAI) agar mudah diingat oleh masyarakat.

George Japsenang menerangkan, Disdukcapil juga melakukan pelayanan terintegrasi kepada penduduk. Mereka yang datang ke Kantor Disdukcapil, untuk kepentingan apa pun, akan langsung dipastikan perekaman e-KTP-nya. Jika ditemukan penduduk yang belum merekam e-KTP tapi sudah memenuhi syarat untuk memiliki e-KTP, maka Disdukcapil akan segera melakukan perekaman.

“Kami bahkan melakukan pelayanan dan jemput di fasilitas umum seperti pasar tradisional misalnya pada akhir pekan,” ungkap Japsenang yang tak sungkan ikut turun ke kampung-kampung mendampingi stafnya melakukan jemput bola dari pintu ke pintu. (TS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed