by

Gubernur dan Bupati/Walikota Sepakat Hilangkan Miras

TEMINABUAN, dprdsorongselatan.net -Rapat Kerja (Raker) Bupati/Walikota se-Provinsi Papua Barat di Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) menghasilkan kesepakatan bersama Gubernur Papua Barat dan Bupati/Walikota se-Provinsi Papua Barat. Kesepakatan tersebut sangat strategis untuk membangun masyarakat Papua Barat, antara lain Gubernur, Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua Barat komitmen menghilangkan minuman keras (miras) di wilayah Provinsi Papua Barat.

Untuk itulah Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) Pelarangan Miras di daerah masing-masing, yang akan dikawal dan didukung oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah. Kesepakatan yang terdiri dari 10 poin tersebut tercapai dalam Forum Gubernur Papua Barat dan Bupati/Walikota se-Provinsi Papua Barat pada hari Senin (29/4) lalu di ruang rapat kantor Bupati Sorsel. Kesepakatan Teminabuan yang ditandatangani Gubernur Papua Barat dan Bupati/Walikota se-Provinsi Papua Barat saat penutupan Raker Bupati/Walikota se-Papua Barat pada hari Selasa (30/4) lalu.

Kesepakatan Teminabuan penting lainnya antara lain memberdayakan pengusaha Orang Asli Papua (OAP) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, dengan catatan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota akan melakukan pembinaan dan penertiban data pengusaha OAP.

Pemerintah kabupaten/kota menyampaikan data pengusaha OAP yang sudah dapat pekerjaan di kabupaten/kota pada tahun berjalan kepada Pemprov PB, guna menghindari pengusaha OAP yang sama mendapatkan pekerjaan di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Selanjutnya tentang upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua Barat dan

Kabupaten/Kota yang masih rendah, Pemprov PB, Kabupaten dan Kota memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi rakyat. Pemprov Papua Barat akan memfasilitasi pertemuan Bupati dan Walikota se Provinsi Papua Barat dengan Badan Pusat Statsitik (BPS) Pusat, BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota, Akademisi dan Praktisi ekonomi pada bulan Juni mendatang.

Kesepakatan lainnya antara lain tentang pendataan OAP pada Sensus tahun 2020, perbaikan kualitas dan peringkat Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kabupaten, kota dan provinsi, pembangunan Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (P2SDM) kerjasama dengan PT. Petrotekno di Kabupaten Manokwari Selatan, penyelesaian batas administrasi pemerintahan antar kabupaten dan kota bagi yang belum selesai dan kepatuhan terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh  kepalada daerah/wakil kepala daerah, ASN/PNS yang wajib lapor.

Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan usai menutup Raker Bupati/Walikota se-Papua Barat kepada media menjelaskan, Raker Bupati/Walikota menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk membangun masyarakat Papua Barat. Siapa lagi yang harus memikirkan hal tersebut kalau bukan anak-anak Papua Barat yang menjadi Gubernur, Bupati/Walikota saat ini. Kesepakatan tersebut tinggal dilaksanakan saja.

Sementara itu Bupati Samsudin Anggiluli, SE mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemprov Papua Barat kepada Pemkab Sorsel sebagai tuan rumah Raker Bupati/Walikota se-Papua Barat. (humas/julius)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed